· Berita baru setiap pagi pukul 06.00 waktu Sumba (WITA) ⚲ CariENESID
The Sumba Times
Berita, budaya, dan perjalanan dari Pulau Sumba, Indonesia

Wisata

Air Terjun Waikelo Sawah, Sumba: sungai gua dan tempat berendam

Sungai bawah tanah menyembur dari gua kapur ke tengah sawah: persinggahan sejuk dan mudah di jalan antara Tambolaka dan Waikabubak.

Redaksi The Sumba TimesTerbit 3 menit baca
Jawaban singkat

Waikelo Sawah adalah air terjun pendek namun deras, tempat sungai bawah tanah keluar dari gua kapur, di Desa Tema Tana, Kecamatan Wewewa Timur, Sumba Barat Daya. Letaknya sekitar 11 km di barat Waikabubak dan sekitar 30 km (kira-kira 45 menit) dari Bandara Tambolaka, dekat dari jalan. Awalnya bendungan irigasi kecil yang dibangun pada 1976, jadi bukan air terjun alami, tetapi warga sangat menyukainya untuk berenang, terutama di musim kemarau (kira-kira Mei-Oktober) saat alirannya lebih tenang.

Fakta penting
Lokasi
Desa Tema Tana, Wewewa Timur, Sumba Barat Daya; sekitar 11 km di barat Waikabubak
Dari bandara terdekat
Tambolaka (TMC): sekitar 30 km, kira-kira 45 menit bermobil
Waktu terbaik
Musim kemarau (sekitar Mei-Oktober), siang menjelang sore
Tiket
Retribusi parkir atau masuk kecil, kadang gratis
Cocok untuk
Berendam air dingin, sungai gua, singgah mudah antara bandara dan kota

Jalan dari Tambolaka menanjak di antara ladang jagung dan sawah, lalu, tepat di sampingnya, tanah terbuka. Dari mulut gua yang gelap di dinding batu kapur, sebuah sungai utuh menyembur ke cahaya siang, melewati undakan rendah dan bergolak putih di kolam, sebelum mengalir pergi lewat saluran-saluran di sawah. Anak-anak melompat sambil berteriak, para ibu mencuci di hilir, dan udara berbau batu basah dan padi muda.

Apa itu Waikelo Sawah dan mengapa layak dikunjungi

Waikelo Sawah berada di Desa Tema Tana, Kecamatan Wewewa Timur, Sumba Barat Daya. Airnya berasal dari sungai bawah tanah yang keluar lewat mulut gua berukuran sekitar 4 x 5 m, dengan debit yang diberitakan lebih dari 1.000 liter per detik. Terjunannya sendiri hanya sekitar 3 m: awalnya bendungan yang dirancang pada 1976 untuk irigasi dan listrik, dan di sampingnya ada pembangkit mikrohidro kecil serta jembatan. Ada yang bilang ini bukan air terjun sungguhan. Kebanyakan pengunjung tidak peduli, karena suasananya di antara sawah berundak dan hutan sangat indah dan airnya dingin.

Ini salah satu tempat berenang warga yang paling ramai di Sumba bagian barat, dan Anda sering berbagi tempat dengan keluarga dari kampung sekitar. Karena itu suasananya akrab dan sehari-hari, bukan sekadar pemandangan kartu pos.

Air Surut, setiap Minggu

Satu surat singkat setiap minggu tentang menjalani hidup dengan baik, dari pulau yang punya lebih banyak kuda daripada lampu lalu lintas. Gratis.

Email Anda hanya kami gunakan untuk mengirim surat ini. Anda bisa berhenti berlangganan dengan satu klik.

Karena letaknya di jalan utama antara bandara dan Waikabubak, tempat ini pas sebagai persinggahan pertama setelah mendarat atau berendam terakhir sebelum terbang: satu jam cukup untuk menyegarkan diri, melihat air keluar dari batu, dan berjalan sedikit menyusuri saluran irigasi di antara sawah. Air terjun lain yang lebih kecil, Wee Kacura, bisa dicapai dengan jalan kaki singkat, dan di simpang jalan utama ada lapak buah lokal. Bila waktu longgar, gabungkan dengan kampung-kampung marga di dalam dan sekitar Waikabubak, 20 menit lagi ke timur.

Cara ke Waikelo Sawah

  • Dari Bandara Tambolaka (TMC): sekitar 30 km, kira-kira 45 menit bermobil lewat jalan utama ke arah Waikabubak.
  • Dari Waikabubak: sekitar 11 km, 20-25 menit. Arahkan ke barat menuju Waitabula sekitar 8,5 km, belok ke selatan di simpang yang ada lapak buah, lalu lanjut sekitar 1,5 km.
  • Dari Waingapu (WGP): sekitar 145 km, realistisnya 4-5 jam bermobil lewat Waikabubak.

Bemo di jalur Tambolaka-Waikabubak bisa menurunkan Anda di simpang, lalu sekitar 1,5 km berjalan kaki. Dengan mobil atau ojek bisa sampai dekat lokasi.

Kapan berkunjung dan waktu terbaik

Musim kemarau, kira-kira Mei sampai Oktober, paling cocok untuk berenang: debit air lebih kecil dan sebagian pengunjung bahkan berenang sedikit ke dalam gua. Di musim hujan arus bisa sangat kuat, dan sebagian panduan menyebut saat itu tidak cocok untuk berenang sama sekali. Siang menjelang sore adalah waktu paling hangat untuk masuk air; akhir pekan dan libur sekolah paling ramai.

Tips dan etika

  • Biaya: biasanya hanya ada retribusi parkir atau masuk yang kecil, kadang gratis. Tarif bisa berbeda.
  • Keselamatan: arus dekat gua kuat. Jangan berenang setelah hujan deras, dan hindari pijakan sempit tanpa pagar di dekat mulut gua: lebarnya sekitar 20 cm, licin, dan di atas jurang beberapa meter.
  • Berenang dengan sopan: warga biasanya berenang memakai celana pendek dan kaus. Lakukan hal yang sama atau pakai baju renang tertutup, dan berganti pakaian dengan sopan.
  • Ingat bahwa air ini mengairi sawah dan dipakai rumah tangga di hilir: jangan gunakan sabun, sampo, atau membuang sampah ke sungai.
  • Bawa sepatu air atau sandal yang mencengkeram untuk batu basah, dan belilah buah di lapak dekat simpang.

Tempat terdekat

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah Waikelo Sawah air terjun alami?

Tidak sepenuhnya. Sungainya alami dan keluar dari gua kapur, tetapi terjunan sekitar 3 m itu awalnya bendungan irigasi dan listrik yang dirancang pada 1976.

Bolehkah berenang di Waikelo Sawah?

Boleh, ini tempat berenang favorit warga, paling baik di musim kemarau saat debit lebih kecil. Hindari setelah hujan deras karena arus sangat kuat.

Berapa jauh Waikelo Sawah dari Bandara Tambolaka?

Sekitar 30 km, kira-kira 45 menit bermobil, searah ke Waikabubak.

Tempat dalam panduan ini

  • Waikelo Sawah waterfall · East Wewewa, Southwest Sumba · Buka di peta

Peta Sumba: tempat-tempat dalam panduan kami →

Merencanakan perjalanan ke Sumba? Panduan gratis kami membahas waktu terbaik, transportasi, biaya, keamanan dan budaya. Rencanakan perjalanan →

Air Surut, setiap Minggu

Satu surat singkat setiap minggu tentang menjalani hidup dengan baik, dari pulau yang punya lebih banyak kuda daripada lampu lalu lintas. Gratis.

Email Anda hanya kami gunakan untuk mengirim surat ini. Anda bisa berhenti berlangganan dengan satu klik.

Berita terkait

Patung batu berukir menghadap laut di Pantai Padadita, Waingapu, Sumba Timur.

Wisata

Kosakata berguna di Sumba: bahasa daerah dan ungkapan untuk wisatawan

Bahasa Indonesia dipahami di seluruh Sumba, tetapi beberapa kata dalam bahasa Kambera atau Weyewa dan sapaan yang tepat akan membuat Anda disambut sebagai tamu, bukan sekadar turis.

· 8 menit baca

Wisata

Sumba Tengah: yang perlu diketahui sebelum berangkat

Kabupaten yang biasanya hanya dilintasi ini menyimpan kubur batu terbesar di Sumba, air terjun di tengah hutan dan kampung-kampung tenang di dataran Anakalang. Inilah alasan untuk singgah.

· 4 menit baca

Wisata

Sumba Barat Daya: yang perlu diketahui sebelum berangkat

Bandara, danau air asin, kampung beratap menjulang di Kodi dan Pasola bulan Februari: kebanyakan perjalanan dimulai di Sumba Barat Daya. Begini gambarannya.

· 5 menit baca