· Berita baru setiap pagi pukul 06.00 waktu Sumba (WITA) ⚲ CariENESID
The Sumba Times
Berita, budaya, dan perjalanan dari Pulau Sumba, Indonesia

Wisata

Air Terjun Waimarang, Sumba: kolam toska di tengah hutan

Jalan kaki singkat dan curam menembus pepohonan menuju kolam biru terang yang dikelilingi dinding kapur: cara ke Waimarang dan menikmatinya sebelum ramai.

Redaksi The Sumba TimesTerbit 2 menit baca
Kolam toska Air Terjun Waimarang di pedalaman Melolo, Sumba Timur.
Kolam toska Air Terjun Waimarang di pedalaman Melolo, Sumba Timur. Foto: Jordan siva (CC BY-SA 4.0)
Jawaban singkat

Air Terjun Waimarang berada di Desa Tamburi, Kecamatan Rindi, di pedalaman Melolo, Sumba Timur, sekitar 1,5-2 jam bermobil dari Waingapu. Dari area parkir, perlu 20-45 menit berjalan turun ke kolam toska yang cocok untuk berenang; tiket masuk dilaporkan gratis dengan biaya parkir kecil, dan pagi hari kerja paling sepi.

Fakta penting
Lokasi
Desa Tamburi, Kecamatan Rindi, pedalaman Melolo, Sumba Timur
Dari bandara terdekat
Waingapu (WGP): sekitar 1,5-2 jam bermobil, lalu jalan kaki 20-45 menit
Waktu terbaik
Pagi hari kerja; musim kemarau untuk air jernih
Tiket
Gratis menurut laporan 2020; parkir sekitar Rp 5.000-10.000
Cocok untuk
Berenang, fotografi, jeda sejuk di perjalanan ke tenggara

Jalur menurun tajam dari tempat parkir ke dalam hutan, panas sabana berganti teduh, kicau burung, dan aroma tanah basah. Anda menyeberangi aliran sungai kecil, menuruni bebatuan terakhir, lalu hutan terbuka di sekeliling kolam yang begitu biru seolah diterangi dari bawah. Tirai air tipis meluncur di dinding kapur ke dalamnya. Dinding batu pucat dan akar-akar menggantung menutup kolam di tiga sisi, dan yang terdengar hanya air jatuh dan bunyi orang yang melompat ke air.

Waimarang memang kecil, tetapi termasuk tempat berenang terindah di Sumba Timur, dan jeda sempurna di tengah hari mengunjungi kampung-kampung di tenggara.

Mengenal lebih dekat

Air Terjun Waimarang adalah air terjun kecil yang mengisi kolam alami lebar berair toska jernih, dikelilingi dinding kapur dan hutan. Tidak tinggi dan tidak deras. Warna dan suasananya yang menjadi alasan datang. Ada tebing rendah di satu sisi dan kolam kecil di samping kolam utama. Lokasinya di Desa Tamburi, Kecamatan Rindi, di perbukitan pedalaman pesisir tenggara.

Air Surut, setiap Minggu

Satu surat singkat setiap minggu tentang menjalani hidup dengan baik, dari pulau yang punya lebih banyak kuda daripada lampu lalu lintas. Gratis.

Email Anda hanya kami gunakan untuk mengirim surat ini. Anda bisa berhenti berlangganan dengan satu klik.

Sebagian pesonanya terletak pada kontrasnya. Perjalanan ke sana melintasi padang terbuka keemasan tempat sapi, babi, dan kambing berkeliaran, terutama pada bulan-bulan kering sekitar Agustus dan September, lalu jalur turun ke kantong hutan hijau yang tetap sejuk dan teduh. Sediakan setidaknya satu-dua jam di kolam; kebanyakan orang berenang, beristirahat di bebatuan, dan makan bekal sebelum mendaki kembali.

Cara ke sana

Dari Waingapu, ikuti jalan pesisir ke tenggara menuju Melolo, lalu masuk ke pedalaman lewat jalan menuju Kananggar; simpang ke air terjun berada sekitar 10 km ke pedalaman, ditambah sekitar 3 km jalan rusak ke tempat parkir. Jalan utamanya mulus, tetapi bagian terakhir bergelombang. Sumber menyebut waktu tempuh sekitar 90 menit sampai 2 jam.

  • Jalan kaki: dari parkiran sekitar 1 km, kira-kira 20-45 menit, menurun sekitar 150 m lewat jalur sempit dan menyeberangi sungai kecil di dekat ujung. Bagian beratnya adalah mendaki kembali.
  • Dari Bandara Waingapu (WGP): sekitar 1,5-2 jam.
  • Dari Tambolaka (TMC): sekitar 4-5 jam dulu ke Waingapu; kunjungi dari basis di Sumba Timur.

Kapan datang dan jam terbaik

  • Jam: datang pagi-pagi. Kolam paling tenang, cahaya di sela pepohonan paling lembut, dan Anda mendahului rombongan.
  • Hari: hindari akhir pekan dan hari libur bila memungkinkan.
  • Musim: musim kemarau (kira-kira Mei-November di timur) biasanya memberi air paling jernih dan jalan lebih mudah. Setelah hujan deras air bisa keruh dan jalur licin.

Tips dan etika

  • Biaya: laporan tahun 2020 menyebut masuk gratis dengan parkir sekitar Rp 10.000 untuk mobil dan Rp 5.000 untuk motor; jumlahnya mungkin sudah berubah, jadi bawa uang pecahan kecil.
  • Bawa: air, makanan, baju ganti, dan sepatu atau sandal yang tidak licin. Tidak ada ruang ganti di kolam, hanya yang sederhana di area parkir.
  • Aman berenang: cek kedalaman sebelum melompat dan jangan terjun kepala lebih dulu ke air yang belum Anda kenal.
  • Hormat: air terjun ini berada di tanah desa. Jaga suara, minta izin sebelum memotret orang, dan bawa kembali semua sampah.
  • Kebugaran: turunannya pendek tetapi curam, dan mendaki kembali di tengah panas cukup melelahkan. Pelan-pelan saja.

Tempat terdekat

Lihat juga panduan kami tentang pantai, laguna, dan air terjun.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa jarak Air Terjun Waimarang dari Waingapu?

Sekitar 1,5-2 jam bermobil lewat Melolo dan jalan menuju Kananggar, lalu 20-45 menit berjalan turun dari tempat parkir.

Bisakah berenang di Waimarang?

Bisa, kolam toskanya yang lebar cocok untuk berenang. Cek kedalaman sebelum melompat.

Apakah jalur ke Waimarang sulit?

Pendek, sekitar 1 km, tetapi curam, dengan turunan sekitar 150 m dan menyeberangi sungai kecil. Bagian tersulit adalah naik kembali.

Apakah ada tiket masuk?

Laporan tahun 2020 menyebut gratis dengan biaya parkir kecil. Bawa uang pecahan kecil kalau-kalau sudah berubah.

Tempat dalam panduan ini

Peta Sumba: tempat-tempat dalam panduan kami →

Merencanakan perjalanan ke Sumba? Panduan gratis kami membahas waktu terbaik, transportasi, biaya, keamanan dan budaya. Rencanakan perjalanan →

Air Surut, setiap Minggu

Satu surat singkat setiap minggu tentang menjalani hidup dengan baik, dari pulau yang punya lebih banyak kuda daripada lampu lalu lintas. Gratis.

Email Anda hanya kami gunakan untuk mengirim surat ini. Anda bisa berhenti berlangganan dengan satu klik.

Berita terkait

Patung batu berukir menghadap laut di Pantai Padadita, Waingapu, Sumba Timur.

Wisata

Kosakata berguna di Sumba: bahasa daerah dan ungkapan untuk wisatawan

Bahasa Indonesia dipahami di seluruh Sumba, tetapi beberapa kata dalam bahasa Kambera atau Weyewa dan sapaan yang tepat akan membuat Anda disambut sebagai tamu, bukan sekadar turis.

· 8 menit baca

Wisata

Sumba Tengah: yang perlu diketahui sebelum berangkat

Kabupaten yang biasanya hanya dilintasi ini menyimpan kubur batu terbesar di Sumba, air terjun di tengah hutan dan kampung-kampung tenang di dataran Anakalang. Inilah alasan untuk singgah.

· 4 menit baca

Wisata

Sumba Barat Daya: yang perlu diketahui sebelum berangkat

Bandara, danau air asin, kampung beratap menjulang di Kodi dan Pasola bulan Februari: kebanyakan perjalanan dimulai di Sumba Barat Daya. Begini gambarannya.

· 5 menit baca